Belajar di Rumah? Kenapa Tidak?
Salam!
Ini adalah postingan
pertama. Sebagai ruang untuk berbagi kisah seputar Edukasi dan Parenting. Nah,
kali ini kubahas tentang menyigi ulang makna belajar. Boleh, ya?
Makna belajar, jika
di sekolah adalah menambah pengetahuan dengan cara membaca, menulis atau
berhitung dengan bantuan dan bimbingan guru, serta didukung oleh berbagai
sarana dan prasarana yang ada di sekolah.
Jika
bicara tentang hak dan kewajiban dalam proses belajar. berdasarkan beragam
aturan, tata terib serta kebijakan yang dibuat oleh pihak sekolah. Orangtua dan
siswa musti patuh mengikuti berbagai rambu-rambu yang telah ditetapkan
tersebut.
Berbeda
dengan di rumah. Banyak orang terdekat, beragam media serta bermacam sarana
yang bisa digunakan untuk belajar di rumah.
Orang-orang
terdekat, adalah anggota keluarga semisal ayah, ibu atau saudara, atau teman
bermain dan tetangga. Media yang digunakan pun tak musti buku pelajaran. bisa televisi,
aneka gawai, bahkan bahan bacaan yang tersedia di rumah.
Tak hanya itu, sumber
dan sarana kegiatan belajar tak hanya sebatas kamar atau ruang keluarga. Proses
belajar bisa dilakukan di kebun samping rumah, di beranda, di dapur bahkan di
kamar mandi.
Belajar menanam
bunga atau sayuran di kebun, menyusun tata ruang yang asri di beranda atau di
kamar tamu, atau sekedar belajar meracik aneka bumbu di dapur dan di eksekusi
menjadi masakan sederhana.
Bisa juga sambil
bermain, sambil mencari trik cara membersihkan kamar mandi yang cepat dan
bersih, atau berkreasi membuat alat sederhana berbagai perlengkapan sarana di
kamar mandi dengan barang bekas atau daur ulang.
Hal di atas, adalah
beberapa kegiatan belajar praktis yang sederhana namun menyenangkan. Untuk meyakinkan
setiap orang. Baik anak atau juga orantua. Terkadang, proses belajar dengan
lingkungan terdekat bahkan lebih efektif, seperti halnya di rumah.
Dengan demikian. Makna belajar
menjadi luas. Tak hanya ke lembaga pendidikan formal semisal sekolah dan
berhadapan dengan guru. Namun rumah akan kembali menjadi pusat kegiatan
sekaligus pusat pembelajaran.
Beberapa hal positif yang
didapatkan. Antara lain.
1. Ikatan
emosional antar anggota keluarga akan semakin erat,
2. Interaksi
sosial dengan lingkungan sekitar menjadi lebih baik
3. Rasa aman
dan rasa nyaman akan hadir.
4. Selalu menghadirkan
pengalaman-pengalaman baru. Yang bisa saja tak didapatkan di lingkungan
sekolah.
Demikian, salam edukasi dan
parenting!
Semoga bermanfaat
Curup, 21.03.2020
zaldychan

Komentar
Posting Komentar